Minggu, 20 Juni 2021

Komputasi Modern

1.Quantum Computation

Merupakan alat hitung yang menggunakan mekanika kuantum seperti superposisi dan keterkaitan, yang digunakan untuk peng-operasi-an data. Perhitungan jumlah data pada komputasi klasik dihitung dengan bit, sedangkan perhitungan jumlah data pada komputer kuantum dilakukan dengan qubit. Prinsip dasar komputer kuantum adalah bahwa sifat kuantum dari partikel dapat digunakan untuk mewakili data dan struktur data, dan bahwa mekanika kuantum dapat digunakan untuk melakukan operasi dengan data ini. Dalam hal ini untuk mengembangkan komputer dengan sistem kuantum diperlukan suatu logika baru yang sesuai dengan prinsip kuantum.

2. Parallelism Concept

Komputasi paralel didefinisikan sebagai penggunaan sekumpulan sumberdaya komputer secara simultan untuk menyelesaikan permasalahan komputasi. Secara prinsip komputer paralel membagi permasalahan sehingga menjadi lebih kecil untuk dikerjakan oleh setiap prosesor / CPU dalam waktu yang bersamaan/simultan / concurrent dan prinsip ini disebut paralelisme. Konsep program parallel :

–  Memerintahkan set instruksi (pandangan programmer).

–  File executable (pandangan sistem operasi)

Pada dasarnya, konsep parallel system merupakan suatu bentuk penawaran solusi dari proses computing yang terlalu berat, sehingga dapat dipecah sedemikian hingga tidak memberatkan system kerja komputer itu sendiri

Berdasarkan tingkat paralelismenya prosesor paralel dapat dibagi menjadi beberapa tingkat(level) sebagai berikut :

1. Komputer Array.

2. Prosesor array : beberapa prosesor yang bekerja sama untuk mengolah set instruksi yang sama dan data yang berbeda – beda atau biasa disebut SIMD (Single Instruction-stream Multiple Data)

3. Prosesor vektor : beberapa prosesor yang disusun seperti pipeline.

4. Multiprosesor, yaitu sebuah sistem yang memiliki 2 prosesor atau lebih yang saling berbagi memori.

5. Multikomputer, yaitu sebuah sistem yang memiliki 2 prosesor atau lebih yang masing-masing prosesor memiliki memori sendiri.

 

3.Distributed Processing

Distributed Data Processing System  yang dalam bahasa indonesianya Sistem pengolahan data terdistribusi. Merupakan Sekumpulan komputer yang saling berkoneksi untuk memenuhi kebutuhan pengolahan informasi dari satu entity perusahaan atau organisasi modern. Didukung oleh komputer dan komunikasi, sistem pengolahan data terdistribusi merupakan media pelayanan data.

Sistem pengolahan data terdistribusi dalam arti lain yaitu meletakan sumber daya komputer pada tempat dimana  user berada, dimana sumber daya tersebut secara  geografis terpisah dan saling interkoneksi secara on-line atau secara langsung.

4. Architectural Parallel Computer

Arsitektur komputer paralel ada beberapa versi pengertian. Di sini saya akan menjelaskan sedikit tentang arsitektur komputer menurut Flynn. Sesuai taksonomi Flynn, seorang Designer Processor, Organisasi Prosesor dibagi menjadi 4 :

SISD

Single Instruction – Single Data. Komputer ini memiliki hanya satu prosesor dan satu instruksi yang dieksekusi secara serial. Komputer ini adalah tipe komputer konvensional. Beberapa contoh komputer yang menggunakan model SISD adalah UNIVAC1, IBM 360, CDC 7600, Cray 1 dan PDP 1.

SIMD

Single Instruction – Multiple Data. Komputer ini memiliki lebih dari satu prosesor, tetapi hanya mengeksekusi satu instruksi secara paralel pada data yang berbeda pada level lock-step. Komputer vektor adalah salah satu komputer paralel yang menggunakan arsitektur ini. Beberapa contoh komputer yang menggunakan model SIMD adalah ILLIAC IV, MasPar, Cray X-MP, Cray Y-MP, Thingking Machine CM-2 dan Cell Processor (GPU).

MISD

Multiple Instructions – Single Data. Teorinya komputer ini memiliki satu prosesor dan mengeksekusi beberapa instruksi secara paralel. Sampai saat ini belum ada komputer yang menggunakan model MISD karena sistemnya tidak mudah.

MIMD

Multiple Instructions – Multiple Data. Komputer ini memiliki lebih dari satu prosesor dan mengeksekusi lebih dari satu instruksi secara paralel. Tipe komputer ini yang paling banyak digunakan untuk membangun komputer paralel, bahkan banyak supercomputer yang menerapkan arsitektur ini. Beberapa komputer yang menggunakan model MIMD adalah IBM POWER5, HP/Compaq AlphaServer, Intel IA32, AMD Opteron, Cray XT3 dan IBM BG/L.

5. Pengantar Thread Programming

Dalam pemrograman komputer, sebuah thread adalah informasi terkait dengan penggunaan sebuah program tunggal yang dapat menangani beberapa pengguna secara bersamaan. Dari program point-of-view, sebuah thread adalah informasi yang dibutuhkan untuk melayani satu pengguna individu atau permintaan layanan tertentu. Jika beberapa pengguna menggunakan program atau permintaan bersamaan dari program lain yang sedang terjadi, thread yang dibuat dan dipelihara untuk masing-masing proses. Thread memungkinkan program untuk mengetahui user sedang masuk didalam program secara bergantian dan akan kembali masuk atas nama pengguna yang berbeda. Salah satu informasi thread disimpan dengan cara menyimpannya di daerah data khusus dan menempatkan alamat dari daerah data dalam register. Sistem operasi selalu menyimpan isi register saat program interrupted dan restores ketika memberikan program kontrol lagi.

Sebagian besar komputer hanya dapat mengeksekusi satu instruksi program pada satu waktu, tetapi karena mereka beroperasi begitu cepat, mereka muncul untuk menjalankan berbagai program dan melayani banyak pengguna secara bersamaan. Sistem operasi komputer memberikan setiap program “giliran” pada prosesnya, maka itu memerlukan untuk menunggu sementara program lain mendapat giliran. Masing-masing program dipandang oleh sistem operasi sebagai suatu tugas dimana sumber daya tertentu diidentifikasi dan terus berlangsung. Sistem operasi mengelola setiap program aplikasi dalam sistem PC (spreadsheet, pengolah kata, browser Web) sebagai tugas terpisah dan memungkinkan melihat dan mengontrol item pada daftar tugas. Jika program memulai permintaan I / O, seperti membaca file atau menulis ke printer, itu menciptakan thread. Data disimpan sebagai bagian dari thread yang memungkinkan program yang akan masuk kembali di tempat yang tepat pada saat operasi I / O selesai. Sementara itu, penggunaan bersamaan dari program diselenggarakan pada thread lainnya. Sebagian besar sistem operasi saat ini menyediakan dukungan untuk kedua multitasking dan multithreading. Mereka juga memungkinkan multithreading dalam proses program agar sistem tersebut disimpan dan  menciptakan proses baru untuk setiap thread.

6. Pengantar Massage Passing

Massage Passing merupkan suatu teknik bagaimana mengatur suatu alur komunikasi messaging terhadap proses pada system. Message passing dalam ilmu komputer adalah suatu bentuk komunikasi yang digunakan dalam komputasi paralel, pemrograman-berorientasi objek, dan komunikasi interprocess. Dalam model ini, proses atau benda dapat mengirim dan menerima pesan yang terdiri dari nol atau lebih byte, struktur data yang kompleks, atau bahkan segmen kode ke proses lainnya dan dapat melakukan sinkronisasi. Paradigma Message passing yaitu :

1.  Banyak contoh dari paradigma sekuensial dipertimbangkan bersama-sama.

2.Programmer membayangkan beberapa prosesor, masing-masing dengan memori, dan menulis sebuah program untuk berjalan pada setiap prosesor.

3. Proses berkomunikasi dengan mengirimkan pesan satu sama lain.

Terdapat beberapa metode dalam pengiriman pesan yaitu :

Synchronous Message Passing

Pengirim menunggu untuk mengirim pesan sampai penerima siap untuk menerima pesan. Oleh karena itu tidak ada buffering. Selain itu Pengirim tidak bisa mengirim pesan untuk dirinya sendiri.

 

Ansynchronous Message Passing

Pengirim akan mengirim pesan kapanpun dia mau. Pengirim tidak peduli ketika penerima belum siap untuk menerima pesan. Oleh karena itu diperlukan buffering untuk menampung pesan sementara sampai penerima siap menerima pesan. Selain itu pengirim dapat pesan untuk dirinya sendiri.

 

Referensi

 

MAHLER, Gunter. Quantum Computation and Quantum Information. Science, 2001, 292.5514: 57-57.

KELLER, Robert M. Parallel program schemata and maximal parallelism I. Fundamental results. Journal of the ACM (JACM), 1973, 20.3: 514-537.

RUMELHART, David E., et al. Parallel distributed processing. Massachusetts: IEEE, 1988.

CHAWAN, Mrs PM, et al. Parallel Computer Architectural Schemes. International Journal of Engineering Research and Technology, 2012, 1.9.

NEGRI, A., et al. Multi thread programming. 2001.

GILMER, Justin, et al. Neural message passing for quantum chemistry. In: International Conference on Machine Learning. PMLR, 2017. p. 1263-1272.


Kamis, 01 April 2021

Komputasi Modern

 

1.      Apa itu Komputasi modern?

 

Komputasi modern adalah cara untuk menemukan pemecahan masalah/solusi dari data input dengan menggunakan suatu algoritma tertentu. Komputasi merupakan suatu sub-bidang dari ilmu komputer dan matematika.

 

2.      Jelaskan konsep dasar komputasi serta implementasi komputasi pada berbagai bidang!

 

A.    Bidang Fisika

Implementasi komputasi modern di bidang Fisika adalah Computational Physics yang mempelajari suatu gabungan antara Fisika, Komputer Sains dan Matematika Terapan untuk memberikan solusi pada “Kejadian dan masalah yang kompleks pada dunia nyata” baik dengan menggunakan simulasi juga penggunaan Algoritma yang tepat.

 

B.     Bidang Kimia

Implementasi komputasi modern di bidang Kimia adalah Computational Chemistry yaitu penggunaan ilmu komputer untuk membantu menyelesaikan masalah Kimia. Contohnya penggunaan super komputer untuk menghitung struktur dan sifat molekul.

 

C.     Bidang Matematika

Menyelesaikan sebuah masalah yang berkaitan dengan perhitungan Matematis, namun dalam pengertian yang akan dibahas dalam pembahasan komputasi modern ini merupakan sebuah sistem yang akan menyelesaikan masalah Matematis menggunakan komputer dengan cara menyusun Algoritma yang dapat dimengerti oleh komputer yang berguna untuk menyelesaikan masalah manusia.

 

3.      Bagaimana sejarah dari perkembangan computer?

 

Komputer adalah sebuah mesin yang mampu menjalankan prosedur komputasi dan beragam operasi lainnya secara cepat dan efisien sehingga kerap digunakan untuk menjalankan berbagai jenis kegiatan atau proyek. Komputer pertama kali ditemukan oleh seorang tokoh bernama Charles Babbage. Awalnya unit yang kita kenal dengan nama komputer disebut sebagai Difference and Analytical Engine. Pada awalnya, komputer generasi pertama ini digunakan untuk sebatas menghitung angka. Mulai saat itu, berbagai penelitian dilakukan untuk menanamkan kemampuan operasi yang lebih rumit pada sistem terebut sehingga muncul generasi-generasi berikutnya mulai dari generasi 1 hingga 5 seperti komputer yang kita gunakan pada saat ini maupun komputer kuantum yang diklaim sebagai yang paling cepat di dunia.

 

4.      Karakteristik dari computer juga komputasi modern ?

 

Komputasi modern digunakan untuk memecahkan suatu masalah yang ada, perhitungan komputasi modern yaitu seperti :

·         Akurasi (bit, floating point)

·         Kecepatan (dalam satuan Hertz - Hz.)

·         Problem volume besar (paralel)

·         Modeling (NN dan GA), dan

·         Kompleksitas (menggunakan Teori Bog O)

5.      Jenis -jenis komputasi modern ?

 

1. Mobile computing

Mobile computing atau komputasi bergerak memiliki beberapa penjelasan, salah satunya komputasi bergerak merupakan kemajuan teknologi komputer sehingga dapat berkomunikasi menggunakan jaringan tanpa menggunakan kabel dan mudah dibawa atau berpindah tempat, tetapi berbeda dengan komputasi nirkabel. Contoh dari perangkat komputasi bergerak seperti GPS, juga tipe dari komputasi bergerak seperti smart phone, dan lain sebagainya.

 

2. Grid computing

Komputasi grid menggunakan komputer yang terpisah oleh geografis, didistibusikan dan terhubung oleh jaringan untuk menyelasaikan masalah komputasi skala besar. Ada beberapa daftar yang dapat digunakan untuk mengenali sistem komputasi grid, adalah :

·         Sistem untuk koordinat sumber daya komputasi tidak dibawah kendali pusat.

·         Sistem menggunakan standard dan protocol yang terbuka.

·         Sistem mencoba mencapai kualitas pelayanan yang canggih, yang lebih baik diatas kualitas komponen individu pelayanan komputasi grid.

3. Cloud computing

Komputasi cloud merupakan gaya komputasi yang terukur dinamis dan sumber daya virtual yang sering menyediakan layanan melalui internet. Komputasi cloud menggambarkan pelengkap baru, konsumsi dan layanan IT berbasis model dalam internet, dan biasanya melibatkan ketentuan dari keterukuran dinamis dan sumber daya virtual yang sering menyediakan layanan melalui internet.

Adapun perbedaan antara komputasi mobile, komputasi grid dan komputasi cloud, dapat dilihat penjelasannya dibawah ini :

·         Komputasi mobile menggunakan teknologi komputer yang bekerja seperti handphone, sedangkan komputasi grid dan cloud menggunakan komputer.

·         Biaya untuk tenaga komputasi mobile lebih mahal dibandingkan dengan komputasi grid dan cloud.

·         Komputasi mobile tidak membutuhkan tempat dan mudah dibawa kemana-mana, sedangkan grid dan cloud membutuhkan tempat yang khusus.

 

 

 


Senin, 22 Maret 2021

Analisis Jurnal

 

JURNAL 1

Judul Jurnal : Penerapan Data Mining Untuk Memprediksi Kriteria Nasabah Kredit.

Metode Yang Digunakan : Algoritma C4.5, Prediksi, Decission Tree.

Tujuan : Agar mempermudah mengimpor data yang akan diolah atau dianalisis.

Hasil & Pembahasan : Alurnya, sistem akan membaca alamat data yang diinputkan pengguna dan melakukan proses import data setelah aktor mengetik tombol “import”, kemudian menampilkan hasil data yang telah selesai diimpor ke dalam aplikasi.

Kesimpulan : Untuk memenuhi kecepatan dalam mengimport data nasabah dan setelah melakukan analisis, perancangan dan implementasi maka dapat disimpulkan bahwa aplikasi yang dibangun dapat membantu bagian dana dalam menganalisis data nasabah untuk menentukan target pemasaran kredit sehingga diharapkan biaya oprasiaonalnya dapat ditekan seminimal mungkin.


JURNAL 2

Judul Jurnal : Penerapan Data Mining pada Populasi daging Ayam Ras Pedaging Di Indonesia Berdasarkan Provinsi Menggunakan K-Means Clustering.

Metode Yang Digunakan : K-Means, Clustering

Tujuan : untuk mengelompokkan objek-objek berdasarkan karakteristik yang dimiliki serta untuk meminimalkan fungsi objektif yang diatur dalam proses pengelompokan.

Hasil & Pembahasan : Dalam melakukan clustering, data yang diperoleh akan dihitung terlebih dahulu berdasarkan jumlah populasi daging ayam ras pedaging pada tahun 2009-2016 berdasarkan provinsi. Setelah diakumulasikan maka akan didapatkan nilai dari seluruh populasi ayam ras pedaging menurut provinsi. Kemudian data tersebut akan masuk ke tahapan clustering dengan menerapkan algoritma K-Means untuk mengcluster data menjadi tiga cluster. Dari 34 data populasi ayam ras pedaging berdasarkan provinsi dapat dikertahui, 1provinsi cluster tingkat populasi tinggi yakni Jawa Barat, 6provinsi cluster tingkat populasi sedang yakni Sumatera Utara, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur dan 27provinsi lainnya termasuk cluster tingkat populasi rendah.

Kesimpulan : Data diolah untuk memperolah nilai dari populasi ayam ras pedaging menurut provinsi. Data tersebut diolah menggunakan Ms. Excel untuk ditentukan nilai centroid dalam 3 cluster yaitu cluster tingkat populasi tinggi, cluster tingkat populasi sedang dan cluster tingkat populasi rendah. Cetroid data untuk cluster tingkat populasi tinggi 904.276,5, Cetroid data untuk cluster tingkat populasi sedang 265.501 dan Cetroid data untuk cluster tingkat populasi rendah 34.280,1.


JURNAL 3

Judul Jurnal : Aplikasi Data Mining Untuk Menampilkan Informasi Tingkat Kelulusan Mahasiswa.

Metode Yang Digunakan : Decission Tree, Clustering, Association Rules

Tujuan : Untuk mengelompokan sejumlah data/obyek kedalam cluster (group).

Hasil & Pembahasan :

1.      Dapat menggabungkan data yang akan diproses mining dari data kelulusan dan data induk mahasiswa.

2.      Dapat menghapus data-data yang tidak relevan serta atribut yang tidak dipakai

3.      Dapat merubah data menjadi data yang siap diproses

4.      Dapat memproses data untuk dimining meliputi :

a.       Hubungan tingkat kelulusan dengan asal sekolah

b.      Hubungan tingkat kelulusan dengan asal kabupaten

c.       Hubungan tingkat kelulusan dengan jurusan

d.      Dapat menampilkan hasil proses mining dengan nilai support dan confidence

Kesimpulan : Informasi yang ditampilkan berupa nilai support dan confidence hubungan antara tingkat kelulusan dengan data induk mahasiswa. Semakin tinggi nilai confidence dan support maka semakin kuat nilai hubungan antar atribut. Data induk mahasiswa yang diproses mining meliputi data ata asal sekolah, data kabupaten mahasiswa, data jurusan, dan data program studi. Hasil dari proses data mining ini dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam mengambil keputusan lebih lanjut tentang faktor yang mempengaruhi tingkat kelulusan khususnya faktor dalam data induk mahasiswa.


JURNAL 4

Judul Jurnal : Algoritma Klasifikasi Data Mining Naïve Bayes Berbasis Particle Swarm Optimization Untuk Deteksi Penyakit Jantung.

Metode Yang Digunakan : Naïve Bayes & Particle Swarm Optimazitation.

Tujuan : Membandingkan algoritma klasifikasi data mining Naive Bayes Berbasis PSO untuk deteksi penyakit jantung.

Hasil & Pembahasan : Hasil yang relevan dengan deteksi penyakit jantung dan data set yang digunakan adalah hasil rekap medical check-up yang meliputi hasil laboratorium sejumlah 300 orang yang diolah dengan tool rapid miner dan dari data tersebut akan dibagi 75% untuk data training dan 25% untuk data testing oleh rapid miner dengan menggunakan algoritma naive bayes berbasis PSO.

Kesimpulan : Pada eksperimen awal dihasilkan akurasi untuk algoritma naive bayes sebesar 82.14% dengan nilai area under cover (AUC) 0.686 dengan kategori “poor classification”. Pada eksperimen kedua dengan menggunakan algoritma naive bayes berbasis PSO menjadi 92.86% dan nilai AUC 0.839 dengan kategori “good classification”. Pada eksperimen kedua terbukti bahwa dengan penambahan optimasi dapat meningkatkan nilai akurasi.


JURNAL 5

Judul Jurnal : Implementasi Data Mining Algoritma Apriori Pada Sistem Persediaan Alat-Alat Kesehatan.

Metode Yang Digunakan : Algortima Apriori

Tujuan : Mengimplementasikan Data Mining pada database transaksi penjualan item alat-alat kesehatan & Menerapkan Algoritma Apriori untuk menentukan frekuensi tinggi itemset untuk memprediksi persediaan barang diwaktu yang akan datang.

Hasil & Pembahasan : Semua yang berhubungan dengan aktifitas penjualan dan pembelian menggunakan komputer yang berbasis jaringan dengan database terpusat kedalam satu server. Sistem informasi persediaan barang di Apotek Kelambir – 2 Medan terdiri atas bagi-bagian data obat dan alat-alat kesehatan, gudang farmasi, pelayanan resep obat dan penjualan. Ditampilan gudang farmasi terdiri atas bagian persediaan, laporan pembelian, laporan penjualan sedangkan data alat-alat kesehatan keluar terdiri atas attribute nomor, tanggal, nomor slip, nama, jumlah barang, harga, dan total harga dan setiap transaksi penjualan minimal terdiri atas satu jenis alat-alat kesehatan. Untuk mendapat analisa data maka data penjualan di export kedalam database Microsoft excel karena database Microsoft excel bersifat spreadsheet sehingga sangat mendukung dalam analisa data.

Kesimpulan :

1.     Data Mining dapat di implementasikan dengan menggunakan Database penjualan alat-alat kesehatan karena dapat menemukan kecenderungan pola kombinasi itemsets sehingga dapat dijadikan sebagai informasi yang sangat berharga dalam pengambilan keputusan untuk mempersiapkan stok jenis barang apa yang diperlukan kemudian.

2.    Penerapan Algoritma Apriori pada teknik Data Mining sangat efisien dan dapat mempercepat proses pembentukan kecenderungan pola kombinasi itemset.


Minggu, 22 November 2020

Analisis Website Qasir

 Link Web : https://web.qasir.id/





Tentang Web Qasir.id

Qasir adalah sistem point of sale yang diciptakan untuk membantu usahawan mencatat penjualan, mengelola produk, mengawasi stok, dan memantau laporan transaksi.

Banyak sekali perusahaan yang dulu masih menggunakan sistem yang manual. Namun, seiring perkembangan teknologi banyak juga perusaahan yang sudah mengupgrade sistemnya menjadi online agar dapat bersaing di era globalisasi ini.

Aplikasi ini memudahkan para perusahaan untuk mempercepat pelayanan,pemesanaan & pembayaran. Dari yang dulu memakai sistem manual, yang penggunaanya kurang efektif dan efisien. Dengan diupgradenya sistem menjadi online semuanya dapat selesai dengan cepat, tepat, & akurat.


Visi

·       Membangun ekosistem usaha melalui infrastruktur yang terintegrasi bagi siapa pun yang ingin memulai dan mengembangkan bisnisnya.

Misi

·       Menciptakan peluang ekonomi yang setara untuk UMKM melalui teknologi.

Fungsi & Tugas

Fungsinya mempermudah dan membantu perusahaan dalam kegiatan yang ada. Dengan adanya aplikasi ini, para perusahaan tidak perlu khawatir dengan proses apapun karena semuanya sudah di atur didalam sistem yang sudah dibuat sebaik mungkin. Serta meningkatkan peluang bagi orang yang mau membuka usaha.

Pelayanaan

Pelayanan yang ada di app ini yaitu, perusahaan dapat mempromosikan dagangan yang dia punya dan app qasir ini adalah sebagai wadah dalam setiap prosesnya. Jadi para perusahaan tinggal memasukan dagangan dan semua transaksi dan pembayaran akan dilakukan oleh sistem app qasir. App ini juga bisa digunakan tanpa koneksi internet yang artinya sangat membantu dan mempermudah perusahaan yang jauh dari jaringan internet.

 

Fasilitas Pendukung

·         Fasilitas pendukungnya juga banyak, untuk pembayaran sudah di sediakan dan dimudahkan dengan app yang berjenis transaksi. Seperti : ovo, gojek, gopay dll

·         Serta fasilitas kasbon, yaitu Sesuai namanya, fitur ini dibuat untuk memudahkan kamu mencatat transaksi tertunda (transaksi kasbon) lengkap dengan nama pelanggan dan tanggal jatuh temponya. Kamu juga akan menerima notifikasi di aplikasi Qasir

kamu. Jika kamu menggunakan fitur Kasbon, catatan kramat kasbon pelangganmu bakalan aman tersimpan di cloud yang bisa diakses dari mana saja, kapan saja, hanya perlu melakukan login akun Qasir kamu.

·         UI nya sangat bagus dan sangat menarik bagi user



Selasa, 03 November 2020

PROSES PENDIRIAN BADAN USAHA PT & FIRMA

 

A.    PROSES PENDIRIAN BADAN USAHA PT

Perseroan Terbatas adalah badan hukum yang merupakan persekutuan modal, didirikan berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam undang-undang ini serta peraturan pelaksanaannya.

1. JENIS JENIS PT :

1.      PT Terbuka

2.      PT Tertutup

3.      PT Kosong

2. CIRI CIRI PT :

·         PT adalah badan usaha yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan atau berorientasi pada perolehan profit / laba.

·         PT merupakan badan usaha yang memiliki 2 fungsi yaitu komersial dan ekonomi.

·         Modal dari PT diperoleh dari obligasi dan saham.

·         PT adalah badan usaha yang tidak mendapatkan bantuan dan fasilitas dari pemerintah.

·         Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada PT merupakan pemegang kekuasaan yang tertinggi dan segala hal menyangkut perusahaan ditentukan melalui RUPS tersebut.

·         Tanggung jawab para pemilik saham atau modal pada perusahaan adalah sebesar saham yang dimilikinya.

·         Para pemilik saham atau penanam modal akan mendapatkan laba atau keuntungan dengan sistem deviden atau bagi hasil.

·         Perusahaan berbentuk PT dipimpin oleh direksi.

 

3.   KEKURANGAN & KELEBIHAN PT :

 

Kekurangan :

·         Membutuhkan jumlah modal yang sangat besar dalam pendiriannya.

·         Memerlukan proses yang cukup panjang dan lama dalam pendiriannya jika dibandingkan dengan bentuk usaha lainnya.

·         Badan usaha dalam bentuk PT akan kena pajak

·         Para pemilik modal biasanya sering merasa perusahaan tidak transparan dalam melaporkan keuntungan yang diperoleh

 

 

Kelebihan :

·         PT adalah badan hukum sehingga relatif aman meskipun terjadi pergantian pemilik perusahaan.

·         Perpindahan saham bisa dilakukan dengan cara yang relatif mudah.

·         Usaha bisa diperluas dengan cara yang mudah karena cenderung lebih mudah mendapatkan tambahan atau suntikan modal baru.

·         Modal pada PT dikelola secara profesional sehingga pemakaiannya akan lebih efektif serta efisien.

 

PROSEDUR PENDIRIAN PT

 

1.      Pembuatan Draft Akta oleh Notaris

Setelah Nama dinyatakan bisa digunakan, Notaris akan memesan (booking) nama perusahaan dan membuat draft Akta Perusahaan sesuai dengan data perusahaan yang disepakati oleh para pengurus dan pemegang saham.

Data perusahaan biasanya berisi sebagai berikut.

·         Nama PT

Nama Perusahaan yang ditentukan secara resmi. Nama Perusahaan di PT hanya bisa digunakan oleh si perusahaan tersebut dan tidak dapat digunakan oleh pihak lain.

·         Tempat dan Kedudukan

Alamat Domisili Perusahaan. Biasanya, tempat kedudukan perusahaan yang dicantumkan hanyalah kota tempat domisili berada.

·         Maksud dan Tujuan (Bidang Usaha)

Bidang Usaha yang dijalankan oleh si perusahaan. Format Bidang Usaha diwajibkan sesuai dengan format KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia).

·         Modal Perusahaan serta Kepemilikan Saham

Berapa besar modal dasar dan modal setor perusahaan, siapa saja yang memiliki saham dan berapa besar persentase kepemilikan dari masing-masing pemegang saham.

 

 

 

·         Struktur Kepengurusan Perusahaan

Siapa saja pengurus perusahaan, posisi Direktur dan Komisaris. Jika ada lebih dari satu Direktur dan Komisaris, maka salah satu dari Direktur dan Komisaris akan menjadi Direktur Utama dan Komisaris Utama.

 

2.      Mengurus domisili Kelurahan

Domisili Kelurahan menerangkan tentang dimana alamat PT berada. Dan karena izin domisili dikeluarkan oleh Kelurahan. Dengan demikian, pengaturan izin domisili diatur oleh masing-masing pemerintah daerah. Izin domisili adalah menerangkan tentang dimana perusahaan beralamat, serta dicantumkan juga jenis usaha dan jumlah tenaga kerja. Izin domisili berlaku maksimal 1 (satu) tahun dan dapat diperpanjang.  Dalam proses pembuatan PT, kelengkapan domisili kelurahan adalah sangat penting.

3.      Finalisasi dan Tanda Tangan Akta dihadapan Notaris

Setelah Draft Akta dianggap sudah sesuai dengan permintaan, maka Akta akan ditandatangani oleh pemilik saham perusahaan di hadapan notaris. Setiap pemegang saham diwajibkan untuk hadir menandatangani Akta. Jika ada pemegang saham yang tidak dapat hadir, maka pemegang saham bisa memberikan kuasa secara tertulis (Surat Kuasa) kepada pihak lain untuk menggantikan kehadiran si pemegang saham tersebut.

 

4.      Pengurusan dan Pengambilan NPWP dan SKT Perusahaan

Setelah NPWP Perusahaan didaftarkan, Kartu NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) dan SKT (Surat Keterangan Terdaftar) akan dikeluarkan oleh KPP (Kantor Pelayanan Pajak) dengan persyaratan sudah melengkapi semua dokumen yang dibutuhkan.

Biasanya, KPP akan melakukan pengecekan apakah data penanggung jawab pada NPWP Perusahaan tersebut sudah benar, status NPWP sudah diperbaharui dan apakah ada tunggakan pajak pada NPWP pribadi masing-masing pengurus dan pemegang saham.

Pembuatan NPWP bisa terganggu apabila ada data pribadi yang kurang serta laporan pajak yang belum terlapor. Karena itu,  Anda sebaiknya memastikan bahwa SPT Tahunan dan data pribadi Anda sudah terlapor dengan baik.

 

5.      Pendaftaran NIB

NIB atau Nomor Induk Berusaha adalah nomor pengenal bagi pelaku usaha. NIB berfungsi untuk menggantikan TDP, API, NIK, serta RPTKA jika diperlukan. Jika Anda sudah memiliki legalitas perusahaan namun belum memiliki NIB, maka Anda wajib membuat NIB untuk melengkapi legalitas perusahaan Anda (Cek disini untuk memahami lebih lanjut tentang NIB dan sistem OSS). Pendaftaran NIB dilakukan melalui sistem OSS (Online Single Submission). Pengajuan API tidak wajib dan hanya perlu diajukan apabila dibutuhkan. Bila tidak langsung didaftarkan, API masih bisa didaftarkan setelah NIB sudah keluar ketika pelaku usaha sudah membutuhkan izin tersebut. Pemilihan Bidang Usaha di NIB dilakukan dengan memilih KBLI Bidang Usaha yang sesuai. KBLI yang dimasukkan harus sudah dimasukkan di Akta terlebih dahulu.

 

6.      Pengajuan Izin Usaha dan Izin Komersial

Tujuan dari mendirikan perusahaan adalah melakukan kegiatan komersil atau dengan kata lain melakukan kegiatan usaha untuk mencari keuntungan. Dalam menjalankan kegiatan usaha tersebut, setiap perusahaan harus memiliki izin usaha SIUP adalah surat izin untuk bisa melaksanakan usaha perdagangan dan jasa, dimana bidang-bidang usaha perdagangan dan jasa yang bisa dipilih ditentukan oleh masing-masing pemerintah daerah.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

B.     PROSES PENDIRIAN BADAN USAHA FIRMA

Firma adalah suatu bentuk persekutuan badan usaha untuk menjalankan dan mengembangkan usaha antara dua orang atau lebih dengan nama usaha bersama. Setiap anggota pada badan usaha firma memiliki tanggung jawab penuh atas perusahaan sehingga modal untuk mendirikan badan usaha firma juga berasal dari patungan para anggotanya. Baik keuntungan maupun kerugian yang dialami badan usaha firma menjadi tanggungan setiap anggota yang tergabung dalam firma. Mengacu pada pengertian badan usaha firma tersebut, dalam artikel ini akan dibahas lebih dalam tentang prosedur mendirikan badan usaha firma beserta kelebihan dan kekurangannya.

Firma juga memiliki karakteristik yang membedakannya dengan perusahaan lain diantaranya yaitu:

·         Badan usaha firma didirikan oleh dua orang atau lebih dalam suatu perjanjian

·         Firma menggunakan satu nama usaha bersama dalam menjalankan semua kegiatan usaha

·         Para anggota firma secara aktif mengelola perusahaan dan memiliki tanggungjawab bersama kepada pihak ketiga

·         Keanggotaan firma sangat mengikat dan berlaku seumur hidup

·         Para anggota firma mempunyai hak untuk membubarkan firma

·         Masing-masing anggota firma dapat melakukan suatu perjanjian dengan pihak lain
Dalam menjalankan firma, semua keuntungan dibagi secara proporsional kepada para anggota

·         Pendirian firma biasanya dilakukan dengan akta notaris, namun ini bukan persyaratan mutlak

 

SIFAT SIFAT FIRMA

  • Keagenan atau perwakilan bersama
  • Umur terbatas
  • Memiliki tanggung jawab tak terbatas
  • Adanya kepentingan pada masing-masing anggota
  • Adanya partisipasi dalam Persekutuan Firma
  • Bentuk firma ini digunakan untuk kegiatan usaha skala kecil maupun skala besar
  • Firma dapat berupa perusahaan kecil yang menjual barang pada satu lokasi, atau perusahaan besar yang mempunyai cabang atau kantor di banyak lokasi
  • Semua anggota dapat menjadi agen atau wakil dari persekutuan firma untuk tujuan usahanya
  • Pembubaran persekutuan firma akan terjadi jika salah satu anggota mengundurkan diri atau meninggal
  • Tanggungjawab seorang anggota tidak terbatas pada jumlah investasinya
  • Semua investasi dalam persekutuan firma tidak lagi dimiliki secara terpisah oleh masing-masing anggota
  • Semua anggota berhak memperolah pembagian laba persekutuan firma.

 

JENIS JENIS FIRMA

1.      Firma Dagang

2.      Firma Non-Dagang

3.      Firma Umum

4.      Firma Terbatas

KELEBIHAN & KEKURANGAN FIRMA

KELEBIHAN

·         Sistem pengelolaan badan usaha firma lebih profesinal karena adanya pembagian tugas yang jelas untuk setiap struktur organisasinya.

·         Pemilihan pemimpin berdasarkan kemampuan dan keahliannya masing-masing, bahkan biasanya pada badan usaha firma memiliki lebih dari satu pemimpin.

·         Modal awal untuk membangun firma terbilang besar karena berasal dari patungan setiap anggota yang tergabung dalam firma.

·         Karena adanya akta notaris maka mudah untuk mendapatkan pinjaman modal jika memang membutuhkan modal yang sangat besar.

·         Pembagian keuntungan berdasarkan modal awal yang disetor sehingga sistemnya menyerupai penanaman saham. Bedanya, semua anggota yang menanamkan modal di firma berhak aktif untuk mengelola jalannya perusahaan.

 

KEKURANGAN

 

·         Perlu diketahui bahwa tanggung jawab anggota firma tidak hanya terbatas modal saja, namun juga pada kekayaan atau harta pribadi yang dimiliki.

·         Apabila perusahaan mengalami kebangkrutan, maka kekayaan dan aset pribadi bisa menjadi barang sitaan untuk menjamin kerugian perusahaan.

·         Jika ada satu anggota firma yang mengalami kerugian, maka semua anggota lain harus ikut menanggungnya. Begitu juga jika satu anggota terkena kasus hukum, maka anggota lain pun dapat terseret didalamnya.

·         Tidak adanya pemisahan antara kekayaan pribadi dan aset perusahaan.

·         Jika terdapat ketidakadilan dalam pembagian keuntungan, maka dapat menimbulkan perselisihan.

 

Syarat Pendirian

Setelah kita mengetahui berbagai hal entang firma, maka kita telah menegtahui baha syarat untuk mendirikan firma sangatlah mudah tidak serumit mendirikan perushaan pada umumnya. Sebelum mendirikan Firma terdapat syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh pendiri diantaranya:

1.      Jumlah pendiri perusahaan minimal 2 (dua) orang atau lebih

Ini dimaksudkan karena badan usaha ini bentuk dari kerjasama dua orang atau lebih yang akan bertanggung jawab dan menanggung resiko bersama.

2.      Memiliki nama yang bakal dipakai oleh firma tersebut

Nama boleh diambil dari kesepakatan kedua belah pihak yang bekerjasama dan tidak dipersulit dengan adnaya persetujuan layaknya Perseroan Terbatas (PT).

3.      Memiliki pengurus yang diangkat dan ditetapkan oleh para pendiri. Siapa yang akan bertindak selaku Persero aktif, dan siapa yang akan bertindak selaku persero diam.

Persero adalah seseorang yang orang yang ikut menanamkan saham atau sebagai pemegang saham

4.      Memiliki maksud dan tujuan yang spesifik (walaupun tentu saja dapat mencantumkan maksud dan tujuan yang seluas-luasnya) serta kegiatan usaha yang tidak bertentangan dengan Peraturan dan Undang-Undang yang berlaku di Indonesia.

5.      Memiliki tempat usaha sebagai kantor pusat perusahaan yang berlokasi dilingkungan komersial seperti Gedung Perkantoran, Pertokoan, Ruko/Rukan atau tempat usaha lainnya yang diperuntukan sebagai tempat usaha.

 

PROSES PENDIRIAN

Setelah syarat dan ketentuan yang ditetapkan sudah terpenui maka selanjutnya adalah mengikuti proses pendirian Firma:

 

1.      Pembuatan Akta Pendirian Firma

Akta Pendirian Firma dibuat dan ditandatangani oleh Notaris yang berwenang dan dibuat dalam bahasa Indonesia

Persyaratan;

1.      Fotokopi KTP para pendiri Perseroan

2.      Data anggaran dasar Firma

Lama proses; 1-2 (satu-dua) hari kerja setelah permohonan diajukan dan persyaratan lengkap

 

 

2.      Permohonan Surat Keterangan Domisili Perusahaan

Permohonan surat keterangan domisili perusahaan diajukan kepada Kepala Kantor Kelurahan setempat sesuai dengan alamat kantor perusahaan berada, sebagai bukti keterangan/keberadaan alamat perusahaan,Fotokopi kontrak/sewa tempat usaha atau bukti kepemilikan tempat usaha.

Persyaratan lain yang dibutuhkan;

1.      Fotokopi kontrak/sewa tempat usaha atau bukti kepemilikan tempat usaha

2.      Surat keterangan dari pemilik gedung apabila bedomisili di gedung perkantoran/pertokoan

3.      Fotokopi PBB-pajak bumi dan bangunan tahun terakhir sesuai tempat usaha untuk perusahaan yang berdomisili di RUKO/RUKAN

 

3.      Pembuatan Nomor Pokok Wajib Pajak

Permohonan pendaftaran wajib pajak badan usaha diajukan kepada Kepala Kantor Pelayanan Pajak sesuai dengan keberadaan domisili perusahaan untuk mendapatkan;

1.      Kartu NPWP

2.      Surat keterangan tedaftar sebagai wajib pajak

Persyaratan;

1.      Melampirkan bukti PPN atas sewa gedung

2.      Melampirkan bukti pelunasan PBB-pajak bumi banguan

3.      Melampirkan bukti kepemilikan atau bukti sewa/kontrak tempat usaha

 

4.      Permohonan Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (SP-PKP)

Permohonan untuk dikukuhkan sebagai pengusaha kena pajak diajukan kepada Kepala Kantor Pelayanan Pajak sesuai dengan NPWP yang telah diterbitkan.

Persyaratan;

1.      Melampirkan bukti PPN atas sewa gedung

2.      Melampirkan bukti pelunasan PBB-pajak bumi banguan

3.      Melampirkan bukti kepemilikan atau bukti sewa/kontrak tempat usaha

 

5.      Pendaftaran ke Pengadilan Negeri

Permohonan ini diajukan kepada Kantor Pengadilan Negeri setempat sesuai tempat dan kedudukan perusahaan berada.

Persyaratan lain yang dibutuhkan;

1.      Melampirkan NPWP-nomor pokok wajib pajak

2.       Salinan akta pendirian Firma

 

6.      Permohonan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)

Tahap keenam, pemohon yang mendirikan Firma mengajukan permohonan kepada bupati melalui Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu atau Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat untuk permohonan Ijin Mendirikan Bangunan. Kelengkapan berkas yang haus dipenuhi yaitu:

·         Foto kopi KTP

·         Foto kopi sertifikat tanah atau kepemilikan tanah lainnya yang dikuatkan oleh Kepala Desa atau Camat terdekat

·         Gambar detail konstruksi bangunan

 

7.      Permohonan Surat Ijin Tempat Usaha (SITU)

Tahap ketujuh yaitu pemohon mengajukan permohonan kepada bupati melalui Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu atau Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat untuk melakukan permohonan Surat Ijin Tempat Usaha dengan persyaratan sebagai berikut

·         Foto kopi KTP

·         Foto kopi sertifikat tanah

·         Foto kopi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)

·         Foto berwarna ukuran 3×4 (lbr) dan 4×6 (2lbr)

 

8.      Permohonan Surat Ijin Gangguan (HO)

Tahap kedelapan pemohon mengajukan permohonan kepada bupati melalui Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu atau Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DISPERINDAG) setempat untuk mengajukan permohonan Surat Ijin Gangguan (HO) yang dilengkapi dengan berkas sama dengan persyaratan tahap ketujuh

 

9.      Permohonan Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP)

Tahap kesembilan yaitu permohonan SIUP yang  diajukan kepada bupati melalui Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu atau Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat. Untuk golongan SIUP menengah dan kecil, atau Dinas Perdagangan Propinsi untuk SIUP besar sesuai dengan tempat kedudukan perusahaan berada. Berkas yang dilampirkan adalah:

·         Foto kopi KTP

·         Foto kopi Surat Ijin Tempat Usaha (SITU)/ Surat Ijin Gangguan (HO) untuk jenis kegiatan usaha perdagangan yang dipersyaratkan adanya SITU berdasarkan Undang-Undang Gangguan

·         Foto direktur utama/pimpinan perusahaan  (3×4) sebanyak 2 lembar

·         Neraca awal

 

 

 

 

10.  Permohonan Tanda Daftar Perusahaan (TDP)

Dan yang terakhir merupakan permohonan pendaftaran yang diajukan kepada bupati melalui Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu atau Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat. Dengan persyaratan:

·         Foto kopi KTP

·         Foto kopi Surat Ijin Tempat Usaha (SITU)/ Surat Ijin Gangguan (HO)

·         Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

·         Materai 2lbr

·         Foto kopi sertifikat Penyuluhan (SP)

Bagi perusahaan yang telah terdaftar  akan diberikan sertifikat Tanda Daftar Perusahaan  sebagai bukti bahwa Perusahaan/Badan Usaha telah melakukan Wajib Daftar Perusahaan.

Rangkuman Materi Komputasi Modern

  Komputasi Modern Komputasi modern adalah cara untuk menemukan pemecahan masalah/solusi dari data input dengan menggunakan suatu algoritm...